Negara tropis seperti Indonesia pastinya sangat
mudah pohon-pohon tumbuh subur bahkan
kayu dan batu bisa tumbuh di tanah yang katanya “ tanah surga” seperti lagunya Koes Plus “Kolam Susu” .Di wilayah Indonesia juga sangat banyak keanekaragaman hayati yang ada di hutan-hutan pedalaman Indonesia. Menurut sebuah sumber hutan tropis Indonesia saja seluas 98 juta hektar dan di perkirakan terdapat 17.000 pulau di indonesia terdiri atas huan tropis, betapa hebatnya sumber daya alam yang tersembunyi di pelosok-pelosok hutan Indonesia ,tidak di pungkiri kalau hutan tropis Indonesia disebut "Paru-paru dunia", namun sayangnya hutan tropis di Indonesia makin lama makin menipis dan menyempit dari 98 juta hektar tersebut.
Mungkin wilayah-
wilayah yang masih asri dan alami di wilayah Indonesia atau wilayah pulau jawa
khususnya, hanya di daerah tertentu saja yang masih banyak di tumbuhi
pohon-pohon besar, salah satunya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di tahun 2013 ini
ada sebuah gerakan di Yogyakarta yang bertujuan menbangun sekolah peduli,
berbudaya dan cinta terhadap lingkungan dalam hal ini sekolah kami MAN 1
Yogyakarta mempunyai misi yang dikit-dikit samalah dengan tujuan gerakan itu yaitu” Menumbuhkan
rasa tanggung jawab dalam berkehidupan di masyarakat dan pelestarian lingkungan”.
Dalam mewujudkan
misi sekolah siswa MAN 1 Yogyakarta beserta seluruh warga sekolah bersatu padu
untuk menjaga dan peduli terhadap lingkungan sekolah, sekolah juga
mempersediakan daerah, yang mana daerah itu siswa bebas berkreasi terhadap penghijauan
sekolah, siswa boleh menanam apapun di daerah tersebut, mulai dari
tanaman-tanaman hias sampai tanaman untuk praktikum kelas 12 IPA yang kebetulan
berada di samping lahan hijau tersebut, jadi siswa bisa memanfaatkan lahan itu
untuk laboratorium kelas maupun penghijauan sekolah supaya lebih asri dan lebih
nyaman. Namun ada kendala di lahan tersebut, salah satu faktor utamanya adalah
sempitnya lahan dan terbatasnya tempat untuk menanam tumbuhan di MAN 1, dengan
kendala ini siswa MAN 1 memutar otak supaya lebih leluasa dalam hal penghijauan
sekolah,seperti kata salah seorang ini,” Ya.. dengan menggunakan pot mungkin supaya tanaman tersebut bisa
ditempatkan di daerah-daerah yang tidak bisa di tumbuhi tanaman dengan cara
yang biasanya seperti di depan kelas(yang isinya ubin semua) atau dengan cara yang terbaru seperti hidroponik kalau
bisa sih..” kata Dito Ketua OSIS MAN 1 Yogyakarta, dengan cara ini mungkin
tempat-tempat sempit yang hanya beberapa meter dapat di sulap menjadi lebih
luas daripada yang di bayangkan karena memanfaatkan lahan kecil dilingkungan
sekolah.
Kalau semua sekolah
di Yogyakarta bisa memanfaatkan lahan-lahan kecil seperti ini maka tidak bisa
tidak mungkin kalau lahan sempit itu bisa menjadi “paru-parunya” sekolah dan
jika bersatu maka bisa menjadi paru-parunya kota Yogyakarta karena sekolah di
Yogyakarta tidak bisa di bilang sedikit, mulai dari jenjang SD hingga SMA.
Jadikanlah kota Yogyakarta terkenal dengan sekolah-sekolah yang lewat prestasinya membanggakan tetapi juga lewat prestasi dalam
penghijauan bumi yang makin lama makin sesak karena “paru-parunya” terus di cabuti oleh tangan-tangan rakus manusia
yang tidak bermoral.
AYO SELAMATKAN BUMI !!!
GO GREEN SCHOOL Bro…..~~~~~~~~~~~~~ by : Ibn Fauzy
0 komentar:
Posting Komentar